peluang usaha pertanian terbaik

7 Peluang Usaha Pertanian Terbaru 2021 Dengan Modal Kecil

Diposting pada

Tidak terasa pandemi covid19 sudah setahun lebih dan sudah cukup besar dampak buruknya bagi kesehatan dan perekonomian khususnya di Indonesia. Banyak karyawan dan buruh yang kena PHK, susahnya menjalankan usaha karena dibatasi adanya peraturan PPKM dan sebagainya. Tapi sebenarnya ada beberapa peluang bisnis atau usaha pertanian yang bisa untuk Anda coba.

Usaha pertanian berikut ini bukanlah usaha yang membutuhkan modal besar, akan tetapi bisa dimulai dengan modal kecil terlebih dulu, dan beberapa diantaranya bisa dikerjakan dari rumah dan tanpa harus pergi ke ladang atau ke sawah.

Dan juga, tidak harus dikerjakan oleh petani atau orang yang sudah berpengalaman dalam bidang pertanian karena semuanya bisa dipelajari dengan mudah melalui internet asalan mempunyai tekad dan kemauan yang kuat, serta siap untuk bekerja keras.

contoh usaha pertanian terbaru
peluang bisnis usaha pertanian modal kecil

7 Peluang Bisnis Usaha Pertanian Terbaru Tahun 2021

Bisnis atau usaha di bidang pertanian ini membutuhkan modal kecil dan cocok untuk siapa saja asalkan siap untuk belajar dengan tekun dan siap untuk bekerja keras.

1. Usaha Pertanian Menjual Benih Tanaman

usaha pertanian menjual benih tanaman secara online

Usaha pertanian yang bisa dikerjakan dari rumah

Sejak awal munculnya pandemi covid19, antusias masyarakat untuk bercocok tanam mengalami peningkatan yang sangat signifikan, baik untuk kebutuhan skala rumahan ataupun skala pertanian besar. Dan sebenarnya ini merupakan peluang bisnis yang cukup menggiurkan terlebih lagi di era digital seperti sekarang ini yang segala sesuatunya bisa dionlinekan.

Cara memulai:

Belanja benih berkualitas kemasan besar yang bermerek seperti Cap Panah Merah, Bintang Asia, Matahari Seed, Benih Pertiwi, Sang Hyang Seri, Multi Global Agrindo, dan lain-lain, dan kemudian benih-benih tersebut Anda jual secara eceran.

Sebagai contoh, silahkan Anda ketik “benih cabe” pada salah satu marketplace populer seperti Shopee misalnya, maka akan muncul pada seller atau penjual yang menjual berbagai jenis benih tanaman secara eceran.

Beberapa jenis benih sayuran hijau dan sayuran buah yang paling banyak dicari calon pembeli diantaranya adalah benih sawi hijau dan putih, benih tomat, benih terong, benih kangkung, dan masih banyak yang lainya.

2. Usaha Pertanian Menjual Bibit Tanaman Hidup

usaha pertanian menjual bibit tanaman hidup
gambar bibit strawberry: blibli.com

Jika dibandingkan dengan usaha pertanian dengan cara menjual benih tanaman seperti diatas memang sedikit lebih susah, akan tetapi potensi penghasilan yang akan Anda dapatkan jauh lebih besar.

Cara memulai:

Sebagai salah satu contoh Anda bisa menjual bibit tanaman hidup berupa bibit strawberry. Pertama, Anda harus membeli benih biji strawberry yang bermerek dan berkualitas, dengan beberapa jenis atau varietas sekaligus. Kemudian Anda semai dan tanam selama beberapa bulan hingga besar dan muncul banyak tunas-tunas atau stolon.

Yang Anda jual adalah tunas atau anakan stolon tersebut dengan harga jual paling murah Rp5 ribuan rupiah. Dan pada tanaman strawberry yang sudah berumur 3 bulan, tunas anakan akan selalu muncul dan tidak pernah berhenti selama tanaman tersebut sehat dan tidak terserang hama penyakit.

Meskipun kebanyakan varietas strawberry lebih cocok ditanam pada daerah dataran tinggi yang bersuhu udara dingin, tapi ada juga varietas strawberry dataran rendah seperti strawberry mencir salah satunya.

3. Menjual Alat-alat Pertanian

bisnis jualan alat pertanian
bisnis jual alat pertanian

Rekomendasi yang ketiga ini masih mirip seperti rekomendasi yang pertama yakni bisa dikerjakan dari rumah dan tanpa harus kotor-kotor memegang tanah dan menanam tanaman.

Beberapa jenis alat atau perlengkapan pertanian yang paling banyak dicari di toko online atau marketplace online diantaranya adalah polybag, planter bag, pot, sekop mini, perlengkapan pertanian hidroponik, dan masih banyak yang lainnya.

Cara memulai:

Anda berbelanja langsung alat-alat tersebut pada toko-toko pertanian dengan keseluruhan dalam jumlah agar mendapatkan harga grosir yang murah, kemudian Anda jual secara online.

4. Menjual Tanaman Hias

peluang bisnis jual tanaman hias
bisnis tanaman hias: indonesian.alibaba.com

Peminat atau pecinta tanaman hias di Indonesia cukup tinggi, meskipun terkadang terjadi tren jenis tanaman hias tertentu yang naik turun. Dan dengan menjual bibit tanaman hias hidup secara online, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.

Cara memulai:

Membeli beberapa jenis tanaman hias kemudian menanamnya sendiri dengan median tanam yang super subur agar cepat tumbuh dan memunculkan tunas atau anakan yang akan dijual.

Dan jika mau, Anda bisa juga melakukan eksplorasi ke daerah-daerah terpencil untuk mencari jenis bunga atau tanaman hias tertentu yang selama ini belum banyak di budidaya dan diketahui orang.

5. Menjual Pupuk Organik dan Media Tanam

peluang bisnis pupuk organik
menjual pupuk organik: all.biz

Pupuk organik yang akan Anda juga bisa Anda beli dari orang lain, dan bisa juga Anda sendiri yang membuatnya. Jenis dari pupuk tersebut bisa pupuk yang bersumber dari kotoran hewan yang difermentasi, atau bisa juga pupuk kompos murni yang berasal dari daun-daun kering yang sudah membusuk dan hancur.

Atau bisa juga Anda menjual pupuk organik buatan pabrik seperti merk NASA, GDM Organik, Petroganik, SNN, dan lain-lain, dengan cara membelinya di toko pertanian terdekat dalam jumlah banyak agar mendapatkan harga grosir.

Untuk media tanam, khusus yang paling cocok dijual secara online adalah arang sekam atau sekam bakar, cocopeat, dan sabut kelapa. Dan ketiga jenis media tanam ini paling banyak dicari sebagai media tanama tanaman bunga hias.

Cara memulai:

Sekam bisa Anda dapatkan secara gratis atau membelinya dengan harga murah, kemudian dibakar tidak sampai menjadi abu. Cocopeat bisa Anda beli dengan harga murah pada pengrajin kerajinan tangan yang merupakan limbah sisa digiling setelah pengambilan serabut kelapanya.

Sedangkan sabut kelapa yang biasa dicari untuk media tanam tanaman anggrek bisa Anda dapatkan dari sisa limbah pengolahan kelapa seperti kopra, pengolahan minyak vco, dan lain-lain.

6. Menjual Sayuran Organik

usaha pertanian di kota jualan sayuran organik
gambar urban farming: smallaxepeppers.com

Usaha pertanian yang cocok di daerah perkotaan

Cara ini lebih cocok untuk Anda yang tinggal di daerah perkotaan dan memiliki cukup lahan kosong.

Kebutuhan sayuran masyarakat di Indonesia selalu tinggi, akan tetapi sebagian produk sayuran yang tersedia di pasaran adalah sayuran yang ditanam secara konvensional menggunakan perlakukan yang terkontaminasi zat-zat kimia dari mulai pupuk, sampai dengan pestisida sebagai racun untuk membunuh hamanya.

Dan ketika Anda menawarkan sayuran organik dengan penjelasan singkat yang jauh lebih baik dan bermanfaat, maka kemungkinan besar akan banyak warga di daerah perkotaan yang tertarik untuk membelinya, terlebih lagi jika Anda juga menyediakan pembelian petik sendiri langsung dari kebunnya.

Metode promosi untuk memasarkan sayuran organik ini bisa Anda lalukan melalui media sosial baik menggunakan layanan yang 100% gratis, atau menggunakan layanan iklan promosi berbayar seperti Facebook Ads yang memiliki kelebihan bisa di target hanya untuk konsumen lokal sesuai dengan wilayah yang Anda tentukan saja.

Cara memulai:

Belajar menanam semua jenis sayuran yang ingin Anda tanam melalui internet atau layanan streaming video online seperti YouTube. Beberapa jenis sayuran yang paling banyak diminati diantaranya adalah sawi, selada keriting, bayam, kangkung, tomat, daun kemangi, okra, kacang panjang, terong, dan masih banyak yang lainnya.

7. Menjadi Vlogger atau YouTuber Pertanian

usaha pertanian vlogger youtuber

Membuat koten video seputar tips pertanian

Membuat konten video yang berisi tips seputar pertanian dapat membantu banyak orang yang memiliki ketertarikan terhadap pertanian. Berdasarkan hasil pantauan BestList di YouTube, channel-channel yang membahas seputar pertanian cukup diminati yang mendapatkan cukup banyak views.

Dan hampir semua orang sudah tahu bahwa dengan membuat konten video dan mengunggahnya ke YouTube, maka akan berpotensi mendapatkan penghasilan dari Google. Dan dengan cara ini Anda juga memiliki peluang yang lebih besar ketika digunakan juga untuk mempromosikan produk pertanian yang Anda jual.

Cara memulai:

Anda belajar pertanian baik dari buku ataupun mencari berbagai referensi yang bagus di internet, kemudian Anda praktek menanam tanaman yang sudah Anda pelajari tersebut hingga panen. Dan dari pengalaman tersebut Anda buat kedalam konten video beserta dengan tips terbaik yang sudah Anda lakukan termasuk eksperimen-eksperimen yang sudah pernah Anda lakukan sendiri.

Buatlah konten video yang berkualitas dengan jujur berdasarkan pengetahuan dari sumber-sumber yang bagus dan juga pengalaman pertanian yang sudah pernah Anda alami sendiri dan jangan membuat konten video yang hanya semata-mata agar diklik dan dilihat orang dengan cara membuat gambar thumbnail YouTube dengan judul yang tidak relevan dengan isi video.

Baca juga rekomendasi:

Semprotan Tanaman Yang Bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.